Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Rekonstruksi Jembatan Geulis Citarum, Pipik Taufik Tekankan Kualitas dan Keselamatan

Date:

BANDUNG – Komisi IV DPRD Jawa Barat meninjau langsung progres rekonstruksi Jembatan Geulis Citarum di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada 1–2 September 2026. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dibiayai APBD Jawa Barat.

Jembatan yang dikenal masyarakat sebagai Sasak Geulis tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan kawasan Dayeuhkolot dengan wilayah Bandung Selatan, termasuk Baleendah, Banjaran dan kawasan sekitarnya. Karena itu, proses rekonstruksi tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan fisik, tetapi juga menyangkut kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, turut melakukan peninjauan lapangan bersama jajaran Komisi IV. Dalam kunjungan tersebut, perhatian diarahkan pada perkembangan pekerjaan, kualitas konstruksi, aspek keselamatan, penggunaan anggaran serta kesesuaian pekerjaan dengan target yang telah ditetapkan.

“Bagi kami, pengawasan pembangunan bukan hanya melihat apakah pekerjaan berjalan, tetapi memastikan kualitasnya sesuai perencanaan, keselamatan masyarakat tetap diperhatikan, dan anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat.”

Pipik menilai kehadiran langsung anggota DPRD di lapangan penting untuk mendapatkan gambaran faktual mengenai pelaksanaan pembangunan. Dengan melihat kondisi secara langsung, berbagai persoalan teknis maupun kendala di lapangan dapat menjadi bahan pengawasan dan tindak lanjut bersama pemerintah daerah.

Rekonstruksi Jembatan Citarum Jalan Raya Dayeuhkolot merupakan proyek Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR). Pekerjaan memiliki panjang penanganan sekitar 120 meter dengan nilai kontrak Rp48,73 miliar yang bersumber dari APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan konstruksi dimulai pada 21 Agustus 2026 dan ditargetkan berlangsung hingga Desember 2026.

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat juga diminta memperhatikan rekayasa lalu lintas. DBMPR Jawa Barat menyebut terdapat potensi peningkatan kepadatan kendaraan di ruas Banjaran-Dayeuhkolot maupun arah sebaliknya. Pengguna jalan diimbau mengikuti rambu dan arahan petugas serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Salah satu jalur alternatif bagi kendaraan roda empat dari arah Dayeuhkolot menuju Baleendah, Ciparay dan Banjaran adalah melalui Jalan Terusan Bojongsoang atau Rancamanyar. Sementara pengguna sepeda motor dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif, antara lain Jembatan Babakan Sangkuriang dan Jembatan Bojongasih.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat H. Raden Tedi menegaskan bahwa Jembatan Geulis merupakan akses yang vital bagi masyarakat sehingga proses rekonstruksinya harus berjalan sesuai perencanaan, memperhatikan standar kualitas, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pelaksana proyek dan seluruh pihak terkait agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

Rekonstruksi Jembatan Geulis menjadi penting mengingat jembatan tersebut telah menjadi bagian dari konektivitas masyarakat Dayeuhkolot dan Bandung Selatan selama puluhan tahun. Sebelumnya, kondisi jembatan sempat mengalami kerusakan serius sehingga diperlukan penanganan bertahap, termasuk penggunaan jembatan sementara.

Melalui peninjauan langsung tersebut, Komisi IV DPRD Jawa Barat dapat memantau perkembangan proyek sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan. Bagi masyarakat, keberhasilan rekonstruksi Jembatan Geulis diharapkan tidak hanya menghadirkan akses yang lebih aman, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas dan kegiatan ekonomi di kawasan Bandung Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Walahar di Kabupaten Cirebon

CIREBON — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan...

Pipik Taufik Serap Aspirasi Warga Palumbonsari, Soroti Normalisasi Kali Cilamaran hingga Insentif Amil

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik...