DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput sebagai bagian dari upaya memperkuat pendampingan terhadap masyarakat. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan pendidikan politik dan konsolidasi partai yang digelar di Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pengurus partai menekankan bahwa kader PDIP harus hadir di tengah masyarakat, terutama di saat kondisi ekonomi masyarakat sedang menghadapi berbagai tekanan, mulai dari persoalan lapangan kerja, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga menurunnya daya beli warga.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, mengatakan penguatan struktur partai bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya memastikan partai tetap dekat dengan rakyat.
“Struktur partai harus hidup bersama masyarakat. Kader tidak boleh jauh dari rakyat, karena politik sejatinya adalah alat perjuangan untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan sehari-hari,” ujar Pipik.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil Karawang–Purwakarta itu menilai, wilayah Jawa Barat saat ini membutuhkan kerja politik yang lebih konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat bawah, terutama di kawasan industri dan pedesaan.
Menurut Pipik, kader partai harus mampu menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam persoalan ketenagakerjaan, bantuan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Penguatan struktur partai harus berdampak langsung kepada masyarakat. Jadi bukan hanya kuat secara organisasi, tetapi juga kuat dalam pendampingan rakyat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Pusakajaya Selatan, Yulike, menyebut masyarakat saat ini membutuhkan pemimpin dan kader politik yang benar-benar hadir di lapangan.
“Masyarakat ingin didengar dan diperhatikan. Karena itu pendampingan langsung dari para kader dan wakil rakyat menjadi penting, terutama saat kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil,” ujar Yulike.
Pipik menegaskan, semangat kerakyatan yang menjadi garis perjuangan PDI Perjuangan harus terus dijaga melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
“Partai harus tetap menjadi rumah perjuangan wong cilik. Itu yang selalu menjadi semangat perjuangan kami di PDI Perjuangan,” pungkasnya.

