DPD GMPI Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim, janda-janda lanjut usia, serta keluarga miskin pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan gotong royong di tengah kehidupan warga.
Santunan disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bandung. Suasana kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Para pengurus DPD GMPI hadir langsung untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari agenda rutin GMPI di daerah, yang tidak hanya fokus pada isu-isu kepemudaan dan kebangsaan, tetapi juga hadir dalam persoalan sosial kemasyarakatan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian warga, terutama kelompok rentan, kehadiran organisasi masyarakat dinilai memiliki arti penting.
Sekretaris Jenderal DPP GMPI, Sugandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh DPD GMPI Kabupaten Bandung. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan semangat GMPI sebagai organisasi yang tidak hanya aktif dalam wacana dan gerakan, tetapi juga nyata hadir di tengah masyarakat.
“Saya mengapresiasi langkah DPD GMPI Kabupaten Bandung yang terus menjaga tradisi kepedulian sosial. Santunan kepada anak yatim, janda-janda tua, dan keluarga miskin adalah bentuk kehadiran GMPI yang sesungguhnya, yakni bersama rakyat dan merasakan langsung denyut persoalan sosial di daerah,” ujar Sugandi dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan nilai dasar GMPI yang menjunjung tinggi kemanusiaan, keadilan sosial, dan solidaritas. Sugandi juga berharap apa yang dilakukan oleh DPD Kabupaten Bandung dapat menjadi contoh bagi DPD GMPI di daerah lain untuk terus bergerak dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Di tingkat lokal, kegiatan ini disambut positif oleh warga penerima manfaat. Bagi mereka, bantuan yang diberikan bukan hanya soal materi, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang memberi semangat di tengah keterbatasan. Hal ini menunjukkan bahwa peran organisasi kemasyarakatan masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menjembatani kepedulian sosial di tingkat akar rumput.
Ke depan, GMPI diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dan bagian dari solusi atas persoalan sosial. Kegiatan santunan yang dilakukan DPD GMPI Kabupaten Bandung menjadi pengingat bahwa gerakan sosial yang konsisten dan membumi akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat.
(DNS/Nur)






