Jamas Pusaka dan Maulid Nabi, PBLK Rawat Warisan Budaya Karawang

Date:

KARAWANG – Upaya menjaga warisan budaya lokal kembali dilakukan masyarakat Karawang melalui kegiatan Jamas Pusaka dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Pelestari Bedog Lubuk Karawang (PBLK).

Kegiatan tersebut dihadiri para pegiat dan pelestari Bedog Lubuk, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Karawang, H. Waya. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap keberadaan pusaka dan tradisi lokal Karawang.

Jamas pusaka tidak sekadar dimaknai sebagai kegiatan membersihkan benda peninggalan leluhur. Tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan kembali sejarah, filosofi dan nilai yang terkandung dalam benda pusaka kepada generasi berikutnya.

Bedog Lubuk sendiri memiliki posisi khusus dalam identitas budaya Karawang. Bentuk bedog tersebut bahkan menjadi bagian dari simbol pada lambang Kabupaten Karawang. Dalam perjalanan sejarahnya, Bedog Lubuk tidak hanya dikenal sebagai benda tradisional, tetapi juga dikaitkan dengan kehidupan masyarakat dan perjuangan warga Karawang pada masa lalu.

Sejumlah pegiat budaya selama ini juga mendorong agar Bedog Lubuk tidak berhenti sebagai benda pusaka, tetapi dikembangkan menjadi media edukasi budaya. Nilai sejarahnya dapat diperkenalkan melalui berbagai bentuk, mulai dari diskusi budaya, seni pertunjukan hingga kegiatan komunitas.

Di tengah perkembangan zaman, keberadaan komunitas seperti PBLK menjadi penting karena pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat. Generasi muda tidak cukup hanya mengetahui nama atau bentuk Bedog Lubuk, tetapi juga perlu memahami nilai sejarah dan filosofi yang menyertainya.

Momentum Jamas Pusaka yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW juga memperlihatkan bagaimana tradisi budaya dapat berjalan berdampingan dengan nilai keagamaan. Keduanya menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan leluhur.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Karawang-Purwakarta, Pipik Taufik Ismail, menilai kegiatan masyarakat seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal.

“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga benda peninggalan, tetapi juga menjaga nilai, sejarah dan jati diri masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus didukung dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Pipik.

Menurut Pipik, keberadaan wakil rakyat tidak hanya berkaitan dengan persoalan pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana aspirasi dan kebutuhan masyarakat di bidang sosial, budaya dan kemasyarakatan dapat terus mendapat perhatian.

Ia berharap kegiatan yang digerakkan komunitas masyarakat dapat terus berkembang dan mendapat ruang yang lebih luas, sehingga budaya lokal Karawang tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas budaya Jawa Barat.

Sementara itu, pegiat budaya Karawang, Nace Permana, sebelumnya menekankan bahwa Bedog Lubuk memiliki nilai sejarah yang kuat sebagai simbol perjuangan masyarakat Karawang. Upaya memperkenalkan kembali Bedog Lubuk kepada masyarakat dinilai penting agar generasi muda tidak kehilangan hubungan dengan sejarah daerahnya.

Kegiatan Jamas Pusaka dan Maulid Nabi yang digelar PBLK pun menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui kegiatan masyarakat yang sederhana namun memiliki nilai sejarah, sosial dan keagamaan.

Di tengah perubahan zaman, menjaga pusaka bukan semata-mata mempertahankan benda lama. Lebih dari itu, ada tanggung jawab untuk merawat ingatan kolektif, mengenalkan sejarah kepada generasi muda, serta memastikan identitas budaya Karawang tetap hidup dan berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Walahar di Kabupaten Cirebon

CIREBON — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan...

Pipik Taufik Serap Aspirasi Warga Palumbonsari, Soroti Normalisasi Kali Cilamaran hingga Insentif Amil

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik...