Pipik Taufik Ismail Apresiasi Generasi Muda Karawang Lestarikan Batik Lokal

Date:

KARAWANG – Upaya generasi muda Karawang dalam menjaga sekaligus memperkenalkan batik lokal mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail.

Pipik mengapresiasi semangat generasi muda yang tidak hanya menggunakan batik sebagai produk fesyen, tetapi juga menjadikannya sebagai media untuk mengenalkan sejarah, kearifan lokal, dan identitas Karawang kepada masyarakat luas.

Menurut Pipik, keberadaan generasi muda seperti Akeyla Naraya menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan perkembangan industri ekonomi kreatif.

“Saya mengapresiasi semangat generasi muda Karawang yang terus mengenalkan batik lokal. Ini menunjukkan bahwa budaya daerah bisa tetap hidup dan berkembang ketika anak muda ikut mengambil peran,” kata Pipik Taufik Ismail.

Ia menilai batik Karawang memiliki kekuatan karena motif dan ceritanya dapat diangkat dari berbagai kekayaan lokal, mulai dari padi, sejarah, peninggalan budaya hingga lingkungan masyarakat Karawang. Karena itu, inovasi dalam desain dan pemanfaatan batik perlu terus didorong tanpa menghilangkan karakter daerah.

“Batik bukan sekadar kain. Di dalamnya ada cerita, identitas dan nilai budaya. Tugas kita bersama adalah memastikan cerita itu terus dikenal oleh generasi berikutnya,” ujarnya.

Dari Karawang ke Panggung Internasional

Nama Akeyla Naraya sebelumnya telah dikenal sebagai desainer muda yang mengangkat kearifan lokal Karawang melalui karya batiknya. Saat masih berusia 12 tahun, Akeyla telah memperkenalkan karya dengan inspirasi Candi Jiwa dan berbagai unsur lokal Karawang dalam sejumlah kegiatan di luar negeri, termasuk Rusia, Lebanon, dan Kyrgyzstan.

Kiprah tersebut terus berlanjut. Pada 2026, Akeyla kembali membawa batik dan karya fesyen berbasis budaya Indonesia ke Kyrgyzstan melalui ajang World Nomad Games 2026. Dalam perkembangan terbarunya, Akeyla dilaporkan meraih juara kedua kategori Urban Nomad dalam ajang tersebut.

Bagi Karawang, kiprah tersebut menunjukkan bahwa produk budaya lokal memiliki peluang untuk masuk ke ruang yang lebih luas apabila dikembangkan dengan kreativitas, kualitas, dan kemampuan membaca perkembangan zaman.

Akeyla juga memiliki perhatian terhadap keberlanjutan ekosistem batik di daerah asalnya. Sejak usia belia, ia belajar membatik dari seniman difabel di Karawang dan pernah menyampaikan keinginan untuk mendorong hadirnya kampung batik di wilayah Cilamaya.

Founder Kreasi Tuli Indonesia, Inaraya, sebelumnya juga menekankan bahwa perjalanan Akeyla ke panggung internasional bukan sekadar membawa karya fesyen, tetapi juga membawa pesan budaya dan membuka ruang pemberdayaan bagi masyarakat.

“Akeyla diundang oleh Kementerian Kebudayaan Kyrgyzstan untuk mengikuti World Nomad Games 2026,” ujar Inaraya saat menjelaskan keterlibatan Akeyla dalam ajang tersebut.

Batik sebagai Identitas dan Ekonomi Kreatif

Batik Karawang sendiri memiliki sejarah dan kekayaan motif yang cukup beragam. Sejumlah kajian mencatat adanya motif yang terinspirasi dari kekayaan alam, sejarah, serta kehidupan sosial masyarakat Karawang. Salah satu yang dikenal adalah motif Pare Sagedeng yang merepresentasikan Karawang sebagai daerah lumbung padi.

Pengembangan batik juga tidak berhenti pada pelestarian budaya. Pemerintah Kabupaten Karawang dalam beberapa tahun terakhir mendorong batik dan kerajinan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan peningkatan daya saing produk daerah.

Pipik berharap kolaborasi antara generasi muda, pelaku usaha, komunitas budaya dan pemerintah dapat terus diperkuat. Menurutnya, dukungan terhadap pelaku budaya harus diarahkan agar karya lokal tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Yang kita dorong bukan hanya batiknya tetap ada, tetapi bagaimana batik Karawang terus berkembang, dikenal lebih luas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Anak-anak muda harus diberi ruang untuk berkarya dan berinovasi,” kata Pipik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Komisi IV DPRD Jabar Tinjau Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Walahar di Kabupaten Cirebon

CIREBON — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan...

Pipik Taufik Serap Aspirasi Warga Palumbonsari, Soroti Normalisasi Kali Cilamaran hingga Insentif Amil

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik...