Karawang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Karawang–Purwakarta, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan pemerintahan bersama masyarakat Jatirasa Tengah, Kabupaten Karawang, pada 10 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang dirasakan langsung di lingkungan mereka.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dianggap penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah kebutuhan bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya kelompok ibu-ibu yang menjalankan usaha rumahan sebagai sumber tambahan penghasilan keluarga.
Masyarakat berharap adanya dukungan berupa bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan pemasaran produk agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Selain persoalan UMKM, warga juga menyampaikan kebutuhan akan lahan pemakaman yang dinilai semakin mendesak. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kapasitas lahan pemakaman yang tersedia saat ini dinilai semakin terbatas sehingga diperlukan perhatian dan solusi dari pemerintah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam pelaksanaan tugasnya sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Saya mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara langsung. Permasalahan yang disampaikan hari ini, baik terkait pemberdayaan UMKM maupun kebutuhan lahan pemakaman, merupakan kebutuhan nyata yang harus mendapat perhatian bersama. Kami akan berupaya mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini sesuai dengan kewenangan yang ada,“ ujar Pipik.
Menurutnya, penguatan sektor UMKM merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Terlebih, banyak pelaku usaha kecil yang dijalankan oleh kaum perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan dukungan yang tepat.
“Ibu-ibu pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga. Karena itu, program pemberdayaan, pelatihan, dan akses bantuan usaha harus terus diperluas agar mereka dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan,” tambahnya.
Terkait kebutuhan lahan pemakaman, Pipik menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah agar masyarakat memiliki fasilitas pemakaman yang memadai di masa mendatang.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme. Selain menyampaikan aspirasi, masyarakat juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik yang diharapkan dapat menjadi prioritas dalam program pemerintah ke depan.
Melalui agenda ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat lebih tepat sasaran serta menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

