Pipik Taufik Siap Carikan Solusi Ambulans untuk Desa Labanjaya Lewat CSR

Date:

Kebutuhan ambulans desa menjadi salah satu persoalan yang disampaikan Lurah Desa Labanjaya, Kecamatan Pedes, Munjid, saat bertemu anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail.

Dalam pertemuan tersebut, Munjid menyampaikan bahwa masyarakat Desa Labanjaya membutuhkan ambulans untuk membantu pelayanan kesehatan warga, terutama dalam kondisi darurat, rujukan pasien sakit, hingga kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Ambulans sangat dibutuhkan masyarakat kami, terutama untuk membantu warga yang sakit dan membutuhkan penanganan cepat,” ujar Munjid.

Menanggapi hal itu, Pipik Taufik Ismail mengatakan dirinya memahami kebutuhan masyarakat desa terhadap fasilitas kesehatan dasar. Namun, ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pengadaan ambulans desa belum dapat difasilitasi melalui APBD Jawa Barat.

Karena itu, Pipik menyatakan akan mencoba mencarikan solusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan yang berada di Karawang.

“Kebutuhan ambulans ini memang penting untuk masyarakat desa. Karena belum bisa difasilitasi melalui APBD Jabar, saya akan coba komunikasikan melalui jalur CSR perusahaan agar bisa membantu warga,” kata Pipik.

Menurut Pipik, perusahaan-perusahaan di kawasan industri Karawang juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar, termasuk membantu kebutuhan pelayanan kesehatan di desa-desa.

Munjid pun menyambut positif respon Pipik Taufik Ismail yang dinilai cepat tanggap terhadap aspirasi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas perhatian Pak Pipik. Beliau langsung mencoba mencarikan solusi dan membuka peluang bantuan melalui CSR demi kepentingan masyarakat,” ujar Munjid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Motor Warga Kalangsurya Diduga Diambil sebagai Jaminan Utang Orang Lain, Pengurus GMPI Siapkan Langkah Tegas

KARAWANG — Seorang warga Kalangsurya, Kabupaten Karawang, berinisial ARS, mengaku menjadi korban dugaan pengambilan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh orang lain. ARS menyebut kendaraan miliknya diambil ketika sedang dipinjam oleh temannya, MA, yang diketahui memiliki persoalan utang piutang dengan orang lain. Menurut keterangan ARS, sepeda motor tersebut sebelumnya dipinjamkan kepada MA untuk digunakan sebagaimana mestinya. […]

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Jatisari: Pembangunan Harus Berangkat dari Kebutuhan Nyata Masyarakat

Karawang – Komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada...

BAGUNA PDI Perjuangan Jawa Barat Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Gerak Cepat Kemanusiaan di Tengah Masyarakat

Bandung – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi...