Pendidikan Demokrasi di SMK Itenas Pedes, Pipik Ajak Siswa Pahami Politik dan Siap Hadapi Persaingan Kerja

Date:

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pipik Taufik Ismail menggelar kegiatan Pendidikan Demokrasi bersama para siswa SMK Itenas di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, pada 27 Februari 2027. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi pelajar untuk memahami dunia demokrasi sekaligus mendapat gambaran nyata tentang peran lembaga legislatif dalam sistem pemerintahan.

Dalam kegiatan tersebut, Pipik berdialog langsung dengan siswa-siswi SMK Itenas, berbagi pengalaman perjalanan politiknya sejak menjadi anggota DPRD Kabupaten Karawang hingga kini mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Suasana diskusi berlangsung interaktif, di mana para siswa terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait sistem demokrasi dan peran wakil rakyat.

Pipik menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya sebatas konsep dalam buku pelajaran, tetapi merupakan sistem yang menentukan arah kebijakan dan masa depan masyarakat. Ia juga memperkenalkan konsep trias politika, yakni pembagian kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif, agar para siswa memahami bagaimana negara dijalankan.

“Demokrasi itu bukan sekadar teori yang dipelajari di kelas. Demokrasi adalah sistem yang menentukan bagaimana kebijakan dibuat dan bagaimana masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya pemerintahan,” ujar Pipik di hadapan para siswa.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi sejak dini. Dengan begitu, mereka dapat menjadi warga negara yang kritis, aktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain membahas sistem politik, Pipik juga menyinggung tantangan yang dihadapi generasi muda Karawang saat ini, terutama dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. Ia menyoroti fakta bahwa meskipun Karawang dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Jawa Barat, angka pengangguran masih relatif tinggi dan sebagian besar berasal dari lulusan sekolah menengah kejuruan.

“Karawang dikenal sebagai kota industri, tetapi kita juga harus jujur bahwa angka pengangguran masih cukup tinggi, dan banyak di antaranya adalah lulusan SMK. Karena itu, generasi muda harus memiliki semangat berjuang, terus belajar, dan meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja,” kata Pipik.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal mendapatkan nilai akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan mental pantang menyerah. Menurutnya, sikap tersebut sangat penting bagi generasi muda yang kelak akan menghadapi persaingan yang semakin ketat di sektor industri maupun bidang lainnya.

Para siswa SMK Itenas terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu siswa, Rizky (17), mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari diskusi yang berlangsung.

“Kami biasanya hanya belajar tentang demokrasi dari buku pelajaran. Tapi hari ini kami bisa mendengar langsung pengalaman dari seorang anggota DPRD. Jadi kami lebih memahami bagaimana sistem politik itu berjalan di dunia nyata,” ujarnya.

Rizky juga mengatakan bahwa pesan tentang semangat berjuang yang disampaikan Pipik menjadi motivasi bagi para siswa untuk lebih serius mempersiapkan masa depan mereka.

Hal serupa disampaikan pihak sekolah. Wakil Kepala SMK Itenas Pedes menyatakan bahwa kegiatan Pendidikan Demokrasi ini memberikan manfaat besar bagi para siswa karena mereka dapat memahami praktik demokrasi secara langsung dari pelaku di lembaga legislatif.

“Kami merasa sangat tersanjung mendapat kunjungan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang demokrasi, politik, dan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang sistem pemerintahan sekaligus termotivasi untuk menjadi generasi muda yang aktif dan berkontribusi bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pendidikan demokrasi tersebut, Pipik berharap generasi muda Karawang tidak hanya memahami sistem politik, tetapi juga memiliki semangat untuk berperan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, masa depan Karawang sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya hari ini.

“Anak-anak muda Karawang harus berani bermimpi besar, berjuang keras, dan tidak takut menghadapi persaingan. Kalian adalah generasi yang akan menentukan masa depan daerah ini,” pungkasnya.

DSN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cintai Sejarah Sejak Dini: Karawang Heritage Gelar Program “Heritage for Kid” di Rengasdengklok

Upaya pelestarian sejarah tidak harus selalu kaku dan membosankan....

RS Bayukarta Klarifikasi Pemberitaan, Hormati Proses Hukum atas Laporan ke Polres Karawang

RS Bayukarta Klarifikasi Pemberitaan, Hormati Proses Hukum atas Laporan ke Polres Karawang

Silaturahmi Politik, PDI Perjuangan Karawang dan KPU Bahas Validitas Data Parpol

Silaturahmi Politik, PDI Perjuangan Karawang dan KPU Bahas Validitas Data Parpol

Ribuan Massa GMPI Kepung DPRD Karawang Tuntut Transparansi Pokir Dewan

Gelombang aksi massa dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Indonesia...