Karawang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Karawang–Purwakarta, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., kembali menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses yang dilaksanakan di Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang.
Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi warga di tingkat desa. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi mencuat, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, saluran irigasi, fasilitas umum, hingga dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa Kegiatan Reses merupakan bagian penting dari tugas anggota legislatif dalam mengawasi kinerja Pemerintah Provinsi dan menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program pembangunan pemerintah provinsi.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program dan anggaran di tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Kegiatan reses bukan hanya agenda formal, tetapi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Pipik.
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah lebih memperhatikan sektor pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM, kelompok perempuan, pemuda, dan masyarakat yang membutuhkan dukungan usaha produktif.
Menanggapi hal tersebut, Pipik menilai bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk bantuan bagi kelompok usaha, pelatihan keterampilan, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap desa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan secara langsung, sementara Pipik bersama tim mencatat seluruh aspirasi yang masuk sebagai bahan tindak lanjut di tingkat provinsi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat di lapangan.

