Pengawasan Anggaran 2026, Pipik Taufik Ismail Tampung Keluhan Masyarakat Laban Jaya

Date:

KARAWANG | Dewasenanews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jabar X (Karawang–Purwakarta), Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Desa Laban Jaya, Kabupaten Karawang, Minggu (19/04/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan program serta arah kebijakan pemerintah daerah kepada warga. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Laban Jaya Munjid Faisal, S.M., aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat.

Kepala Desa Laban Jaya, Munjid Faisal, berharap kehadiran anggota dewan dapat membawa perubahan nyata bagi pembangunan desa. Ia juga mendorong masyarakat agar aktif menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.

“Kehadiran Kang Pipik di sini semoga membawa perbaikan bagi Desa Laban Jaya. Saya juga meminta masyarakat untuk menyampaikan hal-hal yang perlu dibantu dan diperbaiki, dengan harapan ada kontribusi nyata untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pipik Taufik Ismail menegaskan bahwa anggaran pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Ia menyoroti pentingnya transparansi serta pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang sedang berjalan.

“Anggaran yang ada di pemerintahan, termasuk program di Kabupaten Karawang seperti UHC, UMKM, pembangunan, dan lainnya, harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Masyarakat juga harus mengetahui program-program tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat berhasil dihimpun. Mulai dari kebutuhan pengadaan ambulans desa—mengingat dari 12 desa di Kecamatan Pedes belum seluruhnya memiliki fasilitas tersebut—hingga persoalan ketersediaan air bersih bagi para petani.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan pertanyaan terkait intervensi kegiatan Posyandu. Pasalnya, Posyandu saat ini mengalami perkembangan. Jika sebelumnya hanya berfokus pada ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, kini cakupannya semakin luas dengan adanya Integrasi Layanan Primer (ILP), termasuk aspek sanitasi, air bersih.

Kegiatan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya DPRD Jawa Barat dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

(dsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gagal Panen Meluas, DPRD Karawang Minta Penanganan Pertanian Lebih Serius

Gagal Panen Meluas, DPRD Karawang Minta Penanganan Pertanian Lebih Serius

Gerakan Serentak Kendalikan Hama Penggerek Batang Padi Digelar di Rawamerta, Target Produksi Karawang Digenjot

Gerakan Serentak Kendalikan Hama Penggerek Batang Padi Digelar di Rawamerta, Target Produksi Karawang Digenjot

Aksi Besar GMPI Menggema! Angga Dhe Raka Tantang DPRD dan Kejari Buka-bukaan atau Hadapi Gelombang Massa

“Aksi Besar GMPI Menggema! Angga Dhe Raka Tantang DPRD dan Kejari Buka-bukaan atau Hadapi Gelombang Massa”

Lawang Sewu Jadi Inspirasi, Pipik Taufik Ismail Dorong Revitalisasi Wisata Sejarah Karawang

Kunjungan ke Lawang Sewu pada 3 April 2026 menjadi...