Dari Pada Gratiskan Parkir RSUD, GMPI Tantang Potong Tunjangan Anggota DPRD

Date:

KARAWANG | dewasenanews.id – Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) ikut menyoroti usulan Anggota Komisi II DPRD Karawang, Mulyadi, soal wacana menggratiskan parkir RSUD Karawang.

Alih-alih mendapatkan dukungan, GMPI justru menantang anggota Fraksi Partai NasDem tersebut untuk mendorong kebijakan efisiensi anggaran dengan cara pemotongan tunjangan anggota DPRD.

Sekretaris DPD GMPI Karawang, Angga De Raka mengatakan, GMPI Karawang menantang balik keberanian para anggota dewan, jika memang memiliki keberpihakan tulus pada masyarakat kecil.

“Dibandingkan harus menggratiskan parkir RSUD Karawang yang berimbas ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka akan jauh lebih heroik jika anggota DPRD Karawang mengusulkan pemotongan tunjangan atau gaji mereka sendiri,” tutur Angga De Raka, Sabtu (4/4/2026).

Menurut Angga, perlu diketahui jika estimasi total penghasilan anggota DPRD Karawang, termasuk gaji pokok dengan berbagai tunjangan seperti perumahan, transportasi, dan komunikasi bisa mencapai Rp 45 juta hingga Rp 60 juta per bulan.

Jika gaji dan tunjangan yang cukup besar itu dipotong untuk subsidi kesehatan atau pembangunan infrastruktur bagi warga miskin, Angga menegaskan tentu saja dampaknya akan jauh lebih terasa.

“Hemat saya ini jauh lebih keren secara moral, dari pada sekadar menggratiskan biaya parkir tapi membebani APBD (mengurangi PAD dari retribusi parkir),” kata Angga.

Menurut Angga, sejauh ini tidak ada praktek komersialisasi parkir RSUD Karawang seperti biaya parkir di rumah sakit swasta, mall ataupun pusat perhotelan. Terlebih menurutnya, ada kebijakan ‘biaya parkir flat’ untuk setiap warga yang akan menunggu pasien di RSUD Karawang. Sehingga biaya parkirnya jauh lebih murah, dibanding biaya parkir di rumah sakit swasta.

“Ini anggota dewan ada-ada saja. Makanya saya sarankan lakukan investigasi lapangan dulu sebelum mengajukan usulan. Jangan sekedar ngomong ceplas-ceplos di dalam rapat atas dasar informasi satu dua orang,” sindir Angga.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Karawang, Mulyadi mengusulkan untuk menggratiskan biaya parkir RSUD Karawang. Usulan Anggota Fraksi Partai NasDem tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan LKPJ Tahun 2025, pada Rabu (01/04/2026).

(dsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Desa Pusakajaya Selatan Gelar Giat Peningkatan Kapasitas Aparat

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil...

Pipik Taufik Ismail Soroti Kebutuhan Ruang Kelas Baru SMKN 1 Pakisjaya: “Pendidikan Tidak Boleh Menunggu”

KARAWANG — Persoalan keterbatasan ruang belajar di sejumlah sekolah...

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Pipik Taufik Ismail Ajak Generasi Muda Bangkit dan Jaga Persatuan

Momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 menjadi pengingat...

Pipik Taufik Ismail Soroti Ancaman Kekeringan di Jawa Barat: “Lingkungan Jangan Terus Dikorbankan”

Ancaman kemarau panjang di Jawa Barat mulai menjadi perhatian...