Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, menggelar kegiatan pendidikan demokrasi dan edukasi politik di SMKN 1 Pakisjaya, Kabupaten Karawang, pada 23 April 2026. Kegiatan tersebut disambut antusias para siswa yang aktif berdiskusi mengenai demokrasi, politik, hingga konsep trias politica.

Dalam pemaparannya, Pipik menegaskan bahwa generasi muda harus memahami politik secara benar agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan di media sosial.
“Politik jangan selalu dianggap negatif. Demokrasi membutuhkan generasi muda yang kritis, cerdas, dan peduli terhadap masa depan bangsa,” ujar Pipik.
Ia menjelaskan pentingnya memahami fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif sebagai bagian dari sistem demokrasi Indonesia. Menurutnya, pendidikan politik harus menjadi bagian dari pembentukan karakter kebangsaan di lingkungan sekolah.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar tugas DPRD, proses pembuatan kebijakan, hingga peran masyarakat dalam mengawasi pemerintah.
Salah satu siswa SMKN 1 Pakisjaya, Rizky Maulana, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Biasanya kami hanya mendengar istilah politik dari media sosial. Setelah ikut kegiatan ini jadi lebih paham tentang fungsi DPRD dan pentingnya demokrasi,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan siswi lainnya, Siti Nurhaliza, yang menilai edukasi seperti itu penting bagi pelajar.
“Kami jadi tahu tentang trias politika dan bagaimana sistem pemerintahan berjalan. Kegiatannya seru karena bisa langsung berdiskusi,” katanya.
Sebagai anggota DPRD Jawa Barat dari Dapil Karawang–Purwakarta, Pipik menegaskan dirinya akan terus mendorong pendidikan demokrasi bagi generasi muda agar lahir masyarakat yang kritis, partisipatif, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

