Pengurus Dekranasda Karawang 2025–2030 Dikukuhkan, Perkuat Peran Strategis Kerajinan Lokal

KARAWANG — Pengurus Dekranasda Kabupaten Karawang masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Selasa, 11 Februari 2026. Pengukuhan ini menjadi tonggak awal penguatan peran strategis Dekranasda sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina, mengembangkan, dan memajukan sektor kerajinan serta industri kreatif berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, unsur Forkopimda, para tamu undangan, serta seluruh pengurus yang dilantik.

Dalam sambutan Ketua Dekranasda Karawang Hj. Vida Syaepuloh yang dibacakan oleh Ketua Harian Dindin Rachmady yang juga Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, ditegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni.

“Pengukuhan pengurus Dekranasda pada hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi tonggak awal penguatan peran strategis Dekranasda sebagai mitra pemerintah daerah dalam membina, mengembangkan, dan memajukan sektor kerajinan serta industri kreatif yang berbasis potensi lokal.”

Disampaikan bahwa pengurus yang dikukuhkan merupakan pengurus resmi masa bakti 2025–2030 sebagaimana tertuang dalam surat keputusan yang telah ditetapkan. Dengan pengukuhan ini, seluruh pengurus diharapkan dapat menjalankan tugas dan peran secara optimal, terarah, serta berkelanjutan.

Lebih lanjut dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Karawang menyoroti besarnya potensi kerajinan di daerah, mulai dari kerajinan berbahan alam, kayu, kain, hingga produk berbasis inovasi dan kearifan lokal. Tantangan ke depan, kata dia, adalah mendorong potensi tersebut agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kabupaten Karawang memiliki kekayaan sumber daya dan kreativitas pengrajin yang sangat besar. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana potensi tersebut mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dekranasda Karawang diharapkan mampu membangun sinergi konkret dengan perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, serta komunitas kreatif. Sinergi ini dinilai penting agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan pengrajin dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan.

“Ke depan, Dekranasda dituntut untuk adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap dinamika kebutuhan pengrajin, serta mampu menghadirkan program yang terukur, berkelanjutan, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Karawang juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus inti Dekranasda masa bakti 2025–2030 yang sebelumnya telah bekerja dan berkontribusi nyata, meski belum dikukuhkan secara resmi. Salah satu capaian yang disorot adalah upaya renovasi dan penataan Outlet Dekranasda Kabupaten Karawang.

“Rintisan perbaikan yang telah dilakukan merupakan langkah awal yang sangat positif. Saya berharap upaya ini dapat ditindaklanjuti dan dilengkapi secara bertahap, sehingga Outlet Dekranasda tampil lebih representatif, menarik, serta semakin lengkap dan fungsional.”

Dengan pengukuhan ini, Dekranasda Kabupaten Karawang diharapkan semakin solid dalam mengakselerasi pengembangan kerajinan daerah, memperkuat identitas lokal, serta mendorong industri kreatif Karawang agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

(DSN)

Tinggalkan komentar