Baguna PDIP Karawang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Korban Banjir

Date:

KARAWANG — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan bersama Baguna DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang. Pada Selasa pagi (3/2/2026), mereka menggelar pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di Dusun Sumedangan, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi respons cepat atas kondisi kesehatan warga pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Karawang. Sejak pagi, ratusan warga berdatangan dengan keluhan kesehatan yang umum muncul setelah banjir, seperti gatal-gatal, demam, batuk, flu, hingga gangguan pencernaan.

Antusiasme Warga dan Tingginya Kebutuhan Layanan Kesehatan

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Di setiap titik pelayanan, sekitar 150 hingga 200 warga tercatat mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis dari tim medis Baguna. Angka ini mencerminkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah yang terdampak bencana, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran langsung organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam situasi darurat.

Bagi warga, layanan ini bukan sekadar pengobatan, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan moral di tengah proses pemulihan pascabanjir.

Tidak berhenti di Desa Purwadana, Baguna DPP dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang telah menjadwalkan kegiatan serupa di Dusun Borontok, Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya. Langkah ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat terdampak banjir dapat terlayani dan tidak terkendala akses kesehatan.

PDIP Karawang Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Erni Kusmiati, menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan wujud nyata komitmen PDI Perjuangan untuk selalu hadir di tengah rakyat, khususnya saat menghadapi musibah.

“Kami berharap banjir di Karawang segera teratasi dan masyarakat yang terdampak, terutama yang mengalami gangguan kesehatan, dapat segera pulih. Alhamdulillah, pengobatan gratis ini sangat dirasakan manfaatnya dan disambut dengan antusias oleh warga. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami untuk terus bergotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.

Dorongan Penanganan Banjir Berkelanjutan

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Telukjambe Timur, Winjana, menekankan bahwa aksi kemanusiaan harus dibarengi dengan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap berulang di wilayah tersebut.

Menurutnya, banjir di Desa Purwadana dipicu oleh luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, sehingga diperlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan.

“Kejadian ini tidak boleh terus berulang. Harus ada kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, mulai dari normalisasi sungai hingga penataan wilayah. PDI Perjuangan mendorong agar persoalan banjir ini ditangani secara menyeluruh demi keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Winjana.

Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Ketua RT 02 Desa Purwadana, Nurhidayat, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Baguna PDI Perjuangan.

“Pengobatan gratis ini sangat membantu warga kami. Setelah banjir, banyak yang mengeluh sakit dan kesulitan berobat. Kehadiran Baguna dan PDI Perjuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Baguna PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama rakyat, khususnya dalam situasi darurat bencana. Selain memberikan bantuan langsung, PDI Perjuangan Kabupaten Karawang juga terus mendorong perhatian serius dan kebijakan berkelanjutan dalam penanganan banjir, agar musibah serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat hidup lebih aman dan sehat.

(Aisah/DSN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Desa Pusakajaya Selatan Gelar Giat Peningkatan Kapasitas Aparat

Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil...

Pipik Taufik Ismail Soroti Kebutuhan Ruang Kelas Baru SMKN 1 Pakisjaya: “Pendidikan Tidak Boleh Menunggu”

KARAWANG — Persoalan keterbatasan ruang belajar di sejumlah sekolah...

Hari Kebangkitan Nasional 2026: Pipik Taufik Ismail Ajak Generasi Muda Bangkit dan Jaga Persatuan

Momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 menjadi pengingat...

Pipik Taufik Ismail Soroti Ancaman Kekeringan di Jawa Barat: “Lingkungan Jangan Terus Dikorbankan”

Ancaman kemarau panjang di Jawa Barat mulai menjadi perhatian...