Pipik Taufik Ismail Temui Gubernur KDM, Titip Penyelesaian Abrasi Pesisir Karawang di Tengah Sinergi ‘Jabar Istimewa’


Bandung — Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, menghadiri pertemuan silaturahmi strategis bersama Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (30/12/2025). Dalam kesempatan ini, Pipik menyampaikan aspirasi penting terkait abrasi pesisir Karawang, sekaligus memperkuat komitmen partainya dalam mengawal visi pembangunan “Jabar Istimewa”.

Pertemuan itu digelar sebagai bagian dari penguatan komunikasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan partai-partai politik, khususnya PDI Perjuangan Jabar, untuk mempererat sinergi dalam menindaklanjuti program–program strategis pembangunan daerah yang berpihak kepada masyarakat. Silaturahmi ini juga menjadi momentum penting dalam penyelarasan visi antara eksekutif dan partai politik jelang implementasi program pembangunan 2026–2029.

Visi “Jabar Istimewa” yang digaungkan oleh Gubernur KDM menekankan pada penyelenggaraan pemerintahan yang unggul, berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik optimal, serta pembangunan infrastruktur yang terencana dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Integrasi antara modal sosial dan perencanaan pembangunan mendalam dipandang sebagai langkah penting untuk mewujudkan visi ini secara nyata.

Titip Isu Abrasi Pesisir Karawang

Pada sesi pertemuan tersebut, Pipik Taufik Ismail menyampaikan langsung keprihatinannya atas kondisi abrasi pesisir Karawang yang mulai berdampak signifikan terhadap lingkungan dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Meski isu penanganan abrasi termasuk dalam kewenangan pemerintah pusat, Pipik berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat membantu memfasilitasi solusi melalui koordinasi lintas tingkat pemerintahan agar penanganannya lebih cepat dan terintegrasi.

“Isu abrasi pesisir Karawang bukan hanya soal geologi atau lingkungan; ini sudah menyentuh kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidup di pesisir. Kami menitipkan hal ini kepada Gubernur KDM agar mendapat perhatian dan dapat dirumuskan tindak lanjutnya melalui kolaborasi dengan instansi pusat dan provinsi,” ujar Pipik dalam pernyataannya.

Dalam pertemuan ini, Gubernur Dedi Mulyadi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor pemerintahan dan politik guna memastikan arah pembangunan Jawa Barat berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Meskipun PDI Perjuangan tidak mengusung Kang Dedi dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat sebelumnya, kedua pihak sepakat untuk bekerja bersama mengawal visi pembangunan Jabar Istimewa demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, juga menegaskan bahwa partainya akan menjadi garda terdepan dalam mengawal arah kebijakan pemerintahan demi mewujudkan Jabar Istimewa, dengan fokus pada isu-isu seperti pengendalian alih fungsi lahan, penanganan kebencanaan, pelestarian budaya lokal, serta penguatan toleransi sosial.

Pertemuan ini bukan sekadar formalitas politik, tetapi langkah awal konsolidasi antara struktur partai besar dengan pemerintahan daerah dalam menghadapi tantangan besar pembangunan 2026–2029. Mulai dari penanganan risiko bencana alam seperti abrasi pesisir, hingga penyusunan strategi pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif, sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadirkan kebijakan yang dirasakan langsung oleh warga Jawa Barat.

Pipik Taufik Ismail menambahkan bahwa kerja sama legislatif–eksekutif harus terus dibangun dengan mekanisme dialog yang intensif dan responsif terhadap isu-isu kritis di daerah seperti Karawang, termasuk upaya bersama untuk memetakan solusi yang komprehensif.


DSN

Tinggalkan komentar