20 Tahun Terbengkalai, Kini Direhab Jadi Belang? Bupati Aep Semprot Proyek SDN Dawuan Tengah 1

Kekecewaan Bupati Karawang Aep Syaepuloh mencuat saat menjejakkan kaki di halaman SD Negeri Dawuan Tengah 1, Kecamatan Cikampek, Kamis (15/1/2026). Sekolah dasar yang telah puluhan tahun menjadi rujukan pendidikan warga setempat itu memang baru saja rampung direhabilitasi. Namun, alih-alih puas, Aep justru menyoroti hasil pengerjaan yang dinilainya belum mencerminkan standar kualitas bangunan pendidikan yang semestinya.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang Wawan Setiawan Natakusumah serta Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Aep meninjau hampir seluruh bagian bangunan. Sorotan paling mencolok tertuju pada pemasangan lantai keramik yang tidak seragam. Ubin berwarna putih dengan pola berbeda tampak terpasang berdampingan, menimbulkan kesan belang dan kurang rapi.

“Kami datang untuk melihat langsung dan memastikan kualitas bangunan ini benar-benar baik,” ujar Aep di lokasi. Nada suaranya tegas, menandakan bahwa persoalan tersebut bukan sekadar soal estetika, melainkan menyangkut tanggung jawab penggunaan anggaran publik.

Bagi Aep, SDN Dawuan Tengah 1 bukan sekolah biasa. Ia menyebut sekolah ini sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Cikampek yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Dawuan dan sekitarnya. Selama kurang lebih dua dekade, bangunan sekolah ini nyaris tak tersentuh pembangunan berarti, padahal jumlah siswanya terus bertambah.

Sebelum direhabilitasi, kondisi fisik sekolah dinilai sangat memprihatinkan. Ruang kelas terbatas, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, dan fasilitas penunjang jauh dari kata layak. Dengan jumlah siswa mendekati 500 orang, pihak sekolah bahkan terpaksa menerapkan sistem pembelajaran dua shift—pagi dan siang—demi mengakomodasi kebutuhan belajar.

“Ini sekolah yang sudah sangat lama, bisa dibilang heritage. Tahun lalu kami datang ke sini dan melihat langsung kondisinya. Harapannya setelah diperbaiki, siswa tidak perlu lagi belajar dua shift,” kata Aep.

Rehabilitasi SDN Dawuan Tengah 1 sejatinya menjadi angin segar bagi warga Dawuan Tengah. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar anak-anak buruh pabrik di kawasan industri Cikampek, tetapi juga anak petani dan pedagang kecil yang menggantungkan masa depan pendidikan keluarganya pada sekolah negeri. Karena itu, kualitas pembangunan menjadi hal krusial, bukan sekadar formalitas proyek.

Dalam konteks kebijakan publik, rehabilitasi sekolah dasar merupakan bagian dari mandat pemerintah daerah untuk menjamin layanan pendidikan yang aman, layak, dan bermutu. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional serta berbagai regulasi turunan menegaskan kewajiban pemerintah menyediakan sarana pendidikan yang memenuhi standar teknis dan keselamatan. Bangunan sekolah yang dikerjakan tanpa ketelitian bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan siswa dan guru.

Kekecewaan Bupati Aep dapat dibaca sebagai sinyal keras kepada kontraktor dan jajaran teknis agar tidak main-main dalam proyek pendidikan. Di Karawang, isu kualitas infrastruktur publik kerap menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah besarnya APBD yang dialokasikan untuk sektor pendidikan setiap tahun. Publik berharap anggaran tersebut benar-benar berbuah pada perbaikan nyata di lapangan.

Kehadiran Kapolres Karawang dalam peninjauan tersebut juga memberi pesan tersendiri. Pengawasan lintas sektor menjadi penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan transparan dan akuntabel, sekaligus menutup celah praktik pengerjaan asal jadi.

Bagi warga Dawuan Tengah, rehabilitasi SDN Dawuan Tengah 1 seharusnya menjadi momentum kebangkitan sekolah yang selama ini terpinggirkan. Anak-anak tidak lagi harus berbagi waktu belajar, guru dapat mengajar dengan lebih optimal, dan lingkungan sekolah bisa kembali menjadi ruang yang aman serta membanggakan.

Di ujung kunjungannya, pesan Bupati Aep jelas: pembangunan sekolah bukan sekadar menyelesaikan proyek, tetapi membangun masa depan generasi Karawang. Sekolah bersejarah yang telah melahirkan banyak alumni itu pantas mendapatkan hasil kerja terbaik, karena di sanalah harapan ribuan keluarga dititipkan.N Dawuan Tengah 1 benar-benar dituntaskan dengan standar yang pantas. Sekolah ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi ruang tumbuh generasi baru Cikampek. Teguran keras Bupati Aep menjadi pengingat bahwa kualitas pembangunan publik harus berpihak pada kepentingan warga, terutama anak-anak yang akan mewarisi masa depan daerah.

Tinggalkan komentar