Pipik : GMPI, Rumah Besar untuk Soliditas dan Perjuangan Bersama

Perayaan anniversary ke-4 Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) yang digelar pada 26 September 2025 tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ajang refleksi tentang arah perjuangan ke depan.

Salah satu tokoh penting yang hadir dalam acara tersebut adalah Pipik Taufik Ismail, S.Sos., MM., anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga dikenal sebagai salah satu dewan pendiri GMPI. Kehadirannya menambah bobot acara sekaligus memberikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat militansi organisasi.

Dalam sambutannya, Pipik menegaskan komitmennya terhadap perjuangan GMPI dengan menyebut organisasi ini sebagai “rumah besar” bagi semua kader dan simpatisan. Baginya, GMPI tidak hanya sebatas organisasi massa, tetapi juga wadah yang harus mampu mengakomodasi berbagai aspirasi dan potensi yang ada di masyarakat.

“Sudah saatnya GMPI bisa duduk bersama, menjaga soliditas, dan mengakomodir banyak pihak yang ingin bergabung. Ini rumah besar kita bersama,” ucap Pipik di hadapan kader dan tamu undangan.

Pernyataan tersebut mencerminkan visi besar bahwa GMPI ke depan harus menjadi organisasi inklusif yang terbuka bagi semua elemen masyarakat.

Pipik menekankan bahwa kekuatan sejati sebuah organisasi bukan hanya pada jumlah anggotanya, tetapi juga pada kemampuan untuk menjaga persatuan, memperkuat komunikasi internal, serta menyalurkan energi kader ke arah yang konstruktif. Dengan kata lain, GMPI diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi yang solid di tingkat lokal, namun juga relevan dan berpengaruh di tingkat nasional.

Sebagai politisi yang berkiprah di parlemen Jawa Barat, Pipik memahami betul dinamika sosial dan politik yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong GMPI untuk hadir sebagai kekuatan moral dan sosial yang berperan aktif dalam menjawab tantangan zaman. “Kita harus membuktikan bahwa GMPI bukan hanya kuat di internal, tetapi juga bermanfaat di tengah masyarakat. Rumah besar ini harus melahirkan kader-kader yang siap berjuang bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk bangsa,” tambahnya.

Pernyataan Pipik juga memberi sinyal penting bahwa GMPI perlu memperkuat jejaring antarwilayah, membangun kaderisasi yang berkelanjutan, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.

Dengan basis kuat di Karawang, Subang, dan wilayah lain di Jawa Barat, GMPI kini telah meluaskan jaringan hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pipik berharap ekspansi ini tidak hanya berhenti pada kuantitas cabang, tetapi juga diiringi dengan peningkatan kualitas kepemimpinan di tiap daerah.

Dengan menyebut GMPI sebagai rumah besar, Pipik Taufik Ismail sesungguhnya menggarisbawahi pentingnya organisasi ini sebagai tempat tumbuhnya solidaritas, loyalitas, dan perjuangan kolektif.

Ia mengingatkan bahwa keberlangsungan GMPI di masa depan akan sangat bergantung pada kesediaan kader untuk setia menjaga persaudaraan dan komitmen bersama. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa anniversary bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat jati diri dan arah perjuangan GMPI.

Tinggalkan komentar