Pada 18 Maret 2026, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, menggelar pertemuan silaturahmi bersama sahabat-sahabat komunitas motor RX King di Karawang. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban bersama anggota THREEK (Komunitas King’s Karawang), sebuah komunitas pecinta sepeda motor RX King yang memiliki banyak anggota aktif di wilayah tersebut.
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Pipik memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun komunikasi langsung dengan komunitas, sekaligus menyerap aspirasi, ide, dan masukan dari kelompok masyarakat yang memiliki minat dan hobi tertentu.
Dalam sambutannya, Pipik menegaskan pentingnya peran komunitas dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia menyampaikan bahwa komunitas seperti THREEK bukan hanya wadah berkumpul, tetapi juga dapat menjadi kekuatan positif yang berdampak luas.
“Komunitas memiliki peran penting dalam membentuk karakter anggotanya. Ketika kegiatan yang dilakukan bersifat positif—seperti kegiatan sosial, edukasi keselamatan berkendara, atau bakti masyarakat—maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh anggota, tetapi juga oleh lingkungan sekitar. Ini yang perlu terus kita dorong bersama,” ujar Pipik.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa komunitas otomotif seperti RX King sering kali memiliki solidaritas yang tinggi. Jika diarahkan dengan baik, solidaritas tersebut dapat menjadi energi besar untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti aksi sosial, penggalangan bantuan, hingga kampanye keselamatan berlalu lintas.
Pipik juga menekankan bahwa sebagai anggota dewan, penting baginya untuk memahami langsung dinamika masyarakat di lapangan, termasuk dari komunitas hobi. Dengan mendengar langsung dari para anggota komunitas, ia berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pertemuan ini pun disambut antusias oleh anggota THREEK. Mereka berharap komunikasi seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga komunitas tidak hanya menjadi ruang hobi, tetapi juga mitra aktif dalam pembangunan sosial di daerah.
Melalui kegiatan seperti ini, terlihat bahwa sinergi antara pemerintah dan komunitas dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih aktif, solid, dan berkontribusi positif.
(DSN/Arul)






